Review Miranda part 3

Review Pewarna Rambut: Pravana, Miranda, Sasha Hair Colour – Part 3
Lanjutttt dari sebelumnya
jadi kemudian setelah aku berhasil toning sedikit maka aku lanjutin toning sekepala, maka jadi ash blondelah kepalaku hehee. Aku sih pribadi suka, cuman suami kurang suka aku blonde, dia lebi seneng aku merahhh, unguuu atau pink sekalian. Lebih HOTTT katanya.

Nah begini hasilnya waktu masih basah, agak gelap, lampu kamarnya gelappp.

Setelah ditata, cakep juga ya warnanya kaya Candy Candy haha

Ceritanya nggak berenti sampe sini. Ini juga kesalahan, Jangan melakukan toning sebelum warna akhir kita dapatkan (aku mau bleaching sampai level 10 kan. Karena ketika kita bleaching lagi, seluruh toning akan luntur lagi, Jadi sia-sia dan buang biaya udah toning bolak balik. Setelah sekian kali ngaco baru ngeh hehe. Apalagi toning yang aku pakai kan pake Miranda, nah Miranda itu pewarna permanent yang masih menggunakan Peroxide / Developer Cream. Sedikit banyak pasti selalu menyebabkan kerusakan rambut.
JADIIII JANGAN TONING APABILA BELUM MENDAPATKAN TINGKAT WARNA YANG DIINGINKAN!

Bleaching ke 4 mulai terlihat hasilnya lebih merata dan levelnya naik ke 7
Ketika kita melakukan bleaching (atau saya suka menyebutnya hair lightening) sisi akar lebih mudah masuk warnanya dan dimudakan karena sisi akar lebih banyak mengandung minyak natural dari kulit kepala. Sisi itu juga lebih hangat sehingga rambut mudah berubah warna.


Perhatikan bahwa sisi dekat akar lebih mudah naik warnanya

Tadaaaaa ini hasil bleaching kalau dibawah matahari. Buleeeee muka asia.

Tapi perjalanan saya belum selesai hehehe mari kita simak di Review Pewarna Rambut Part 4

Iklan